Your Ad Here

Web / blog anda sepi? Pengen Rame? Pengen Trafik nya tinggi? Pengen Impressionnya banyak?

Saya akan membantu anda dengan GRATIS!
Ingat, G.R.A.T.I.S
Kalau Mau, click disini-1 & disini - 2
Veeper

Tuesday, December 9, 2008

Sebuah surat untuk di renungkan

Free Translate by Veeper
Seperti yang kita ketahui bersama, bahwa kita semakin dekat dengan ulang tahun saya. Setiap tahun dilaksanakan sebuah perayaan untuk menghormati saya yang di sebut dengan Natal dan saya yakin bahwa aka nada perayaan yang sama tahun ini.
Sebelum Natal tiba, orang-orang telah mencari hadiah, membuat pengumuman di radio, iklan di TV, dan di seluruh penjuru dunia membicarakan Ulang Tahun saya yang semakin dekat. Ini adalah sebuah berita yang menggembirakan sekali walau hanya setahun sekali orang memikirkan saya. seperti yang kamu ketahui, Perayaan Ulang Tahun saya dilakukan sejak ribuan tahun yang lalu yang pada awalnya orang-orang mengerti dan ingin mengucapkan terimakasih atas apa yang telah saya perbuat untuk mereka, tapi....

kini rupanya tidak ada seorang pun yang tau untuk apa perayaan itu dilaksanakan.

Keluarga dan teman-teman berkumpul untuk berpesta dan bergembira tapi sepertinya mereka tidak tau makna dari perayaan tersebut. Saya masih ingat tahun disaat perayaan besar untuk menghormati saya, sebuah meja perjamuan makan malam telah siap dengan makanan-makanan enak, buah segar, pastri, kacang-kacangan, coklat, dll. Dekorasi ruangannya juga sangat menakjubkan, dan di salah satu sudut ruangan tampak setumpuk bungkusan hadiah dengan berbagai ukuran dan warna yang berbeda, tampak istimewa sekali.
Tapi, kamu mau tau??....
saya tidak di undang
Saya adalah tamu terhormat, tapi mereka tidak ingat untuk mengirimkan saya undangan.
Pestanya untuk saya, tapi saat hari yang istimewa itu tiba saya ditinggal di luar, mereka menutup pintu di depan saya, padahal saya ingin sekali bersama-sama dengan mereka, untuk duduk bersama di meja makan malam dengan mereka.

Dan kamu tau? sebenarnya itu tidak membuat saya tekejut, karena beberapa tahun terakhir semua orang sudah menutup pintu mereka dan tidak membiarkan saya masuk.
sejak saat itu, saya memutuskan untuk masuk kedalam pesta itu diam-diam tanpa membuat keributan. Saat tiba di dalam, saya berdiri di salah satu sudut ruangan, dari kejauhan saya melihat mereka semua telah minum, ada beberapa yang telah mabuk, mereka bercerita berbagai hal dan tertawa ria.
Mereka semua sangat menikmati pesta perayaan itu.

Pada puncak dari semua itu, seorang tua gendut dengan costum merah-putih dan janggut putih yang panjang memasuki ruangan itu dengan teriakan "ho-ho-ho-ho" dengan gaya sedikit mabuk.
dia duduk di sofa yang telah disediakan dan anak-anak berlari menyembur ke arah orang tua berjanggut itu sambil berteriak "Santa Claus....Santa Claus...." seolah olah dia adalah orang terhormat yang ditunggu di pesta itu.

Tengah malam telah tiba dan semua orang terlihat saling berpelukan dan mengucapkan selamat satu dengan yang lainnya, tersentak saya mengankat kedua tanga saya kedepan berharap ada seorang dari mereka yang datang untuk memeluk saya dan mengucapkan selamat dan kmau tau??
tidak seorang pun yang datang untuk memeluk saya apalagi memberikan selamat
Selanjutnya mereka mulai membagikan hadiah dan membukanya dengan penuh pengharapan. Setelah hampir semuanya terbuka, saya hanya melihat apakah ada yang tersisa untuk saya? tapi tidak ada hadiah untuk saya, dan kelihatannya memang tidak disediakan untuk saya.

Apa yang kira-kira anda rasakan apabila di hari Ulang Tahun anda semua orang berbagi hadiah dan anda tidak mendapatkan satu pun?
saya lalu tersadar bahwa saya memang tidak diinginkan di pesta itu dan diam-diam saya langsung beranjak pergi.

Setiap tahun selalu terjadi hal yang sama, orang-orang hanya menginginkan hadiah, makanan, minuman, dan tidak ada yang ingat kalau itu adalah ulang tahun saya.

Saya inginkan Natal tahun ini kamu mengundang saya masuk kedalam kehidupan kamu, saya ingin kamu tahu faktanya bahwa 2000 tahun yang lalu saya datang ke dunia ini untuk memberikan diri saya diatas kayu salib untuk menyelamatkan kamu.

Hari ini, saya hanya ingin kamu percaya dengan segenap hati kamu bahwa saya akan berbagi sesuatu dengan kamu. Bahwa banyak yang tidak mengundang saya ke pesta mereka, saya akan membuat sebuah perayaan yang megah dan sangat monumental yang tidak seorang pun bisa membayangkan nya, sebuah pesta besar yang spectakuler.
Saat ini saya sedang menyelesaikan persiapan terakhir.
Hari ini saya sudah mengirimkan banyak sekali undangan dan salah satunya untuk kamu.
Saya hanya ingin tahu apakah kamu akan menghadiri undangan saya biar saya bisa menyiapkan reservasi untuk kamu dengan menuliskan nama kamu dengan tinta emas pada buku tamu saya, karena hanya mereka yang ada di buku tamu saya akan masuk ke dalam ruangan dan duduk bersama saya di meja perjamuan.
Bagi mereka yang tidak menjawab undangan saya akan tinggal di luar, jadi bersiaplah, karena saat nya tiba nanti kamu akan menjadi bagian dari pesta saya yang spektakuler.

See you soon - I Love You

Jesus

NB: Tolong sebarkan pesan ini kepada teman-teman kamu sebelum Natal

0 comments: